REVIEW DRAMA CATCH THE GHOST: KESEHATAN MENTAL DAN KEADILAN

Selamat lebaran, readers-ku yang baik hati!

Kali ini kita akan membahas tentang drama Catch The Ghost yang diperankan oleh Kim Seon Ho dan Moon Geun Young. Drama ini menjadi salah satu drama misteri favoritku sebagai penggemar Kim Seon Ho. Secara garis besar, drama ini membahas tentang misteri pembunuhan yang terjadi di kereta api. Sebelum kita membahas lebih jauh, yuk intip sinopsisnya dulu!


Sinopsis Drama Catch The Ghost

Yoo-Ryung (Moon Geun-Young) is a rookie detective. Her twin sister with autism has gone missing. To find her sister, Yoo-Ryung applies to the subway police team. Yoo-Ryung has exceptional space perception. She solves cases using her exceptional space perception and strong sense of justice. Her partner detective is often busy cleaning up behind her. (sumber: asianwiki)


catch the ghost

Identitas Drama

Drama: Catch The Ghost (English title)
Revised romanization: Yooryungeul Jabara
Hangul: 유령을 잡아라
Director: Shin Yoon-Sub
Writer: So Won, Lee Young-Joo
Network: tvN
Episodes: 16
Release Date: October 21 - December 10, 2019
Runtime: Monday & Tuesday 21:30
Language: Korean
Country: South Korea

Fakta Menarik Drama Catch The Ghost

Kesehatan mental berbalut misteri

Drama ini mengambil kisah tentang pembunuhan berantai yang terjadi di gerbong kereta. Hal ini menjadi viral dan topik sensitif di sana, tak terkecuali bagi polisi. Saking sensitifnya, ketua polisi mempertaruhkan jabatannya jika polisi tidak dapat menangkapnya.

Namun, siapa sangka, semakin banyak episode terlewati, semakin banyak plotwist tak terduga. Adegan demi adegan ternyata berakar dari kejadian yang dianggap sepele, namun berdampak besar bagi hidup pelaku. Kejadian ini melibatkan kesehatan mental dan memunculkan rasa tidak puas bagi pelaku yang tersakiti.


catch the ghost


Memandang isu kesehatan mental dari sudut pandang berbeda

Jika kita banyak menemukan topik-topik yang tokohnya memiliki masalah kejiwaan, drama ini berfokus pada ‘wali’ yang menjaga mereka. Dua tokoh utama, Yoo Ryung dan Ji Seok memiliki keluarga yang mentalnya terganggu. Hal ini menjadikan hidup mereka serba sulit dan kesepian. Satu per satu masalah berdatangan, namun mereka mencoba untuk bertahan dengan cara mereka sendiri. Karena memiliki situasi yang sama, mereka saling memahami satu sama lain. Saat mengetahui rasa bersalah yang dirasakan Yoo Ryung, Ji Seok tidak segan untuk membela gadis itu di hadapan timnya.  

Banyaknya Kriminalitas di Transportasi Umum

Pernahkah readers menemukan kejahatan di lingkungan stasiun kereta api? Kendaraan umum satu ini ternyata menyimpan banyak kejahatan setiap harinya, mulai dari pencopetan, penipuan, kekerasan, pelecehan, bahkan pembunuhan. Banyaknya kasus kriminalitas di stasiun kereta api menjadi daya tarik drama ini yang tidak membosankan. Usut punya usut, kasus-kasus ini ternyata saling berhubungan loh! Hmm, penasaran kan?

Oh ya, meskipun kriminalitas banyak terjadi, para polisi bekerja keras untuk menangani semua kasus yang datang dengan cepat. Bahkan, korban tidak perlu mengisi beragam data atau membayar jasa mereka. Wah, keren kan? Semoga bisa diterapkan juga di negara tercinta.

Hal yang tak kalah menarik adalah polisi subway yang masih asing di telinga. Pekerjaan ini ternyata sangat dibutuhkan bagi wilayah yang memiliki fasilitas umum seperti kereta api. Kira-kira di Indonesia ada juga gak ya pekerjaan ini? Sharing di komentar ya!

Tokoh-Tokoh yang Inspiratif

catch the ghost

Pernahkah kamu mendengar bahwa kita merupakan tokoh utama di cerita masing-masing? Hal ini sangat terlihat saat mengamati para tokoh di drama ini. Setiap tokoh memiliki kisah menarik masing-masing (hati-hati, bagian ini mengandung unsur spoiler!). Yoo Ryun yang harus menjaga saudara autisnya sejak kecil, Ji Seok yang merawat ibunya sejak kehilangan ayahnya, Ma Ri yang sering dibanding-bandingkan oleh ibunya namun tetap melakukan yang terbaik, dan masih banyak lagi! Bahkan mereka yang dianggap beban karena memiliki gangguan kejiwaan, seperti Yoo Jin dan Ae Shim. Di tengah keterbatasan, mereka mencintai Yoo Ryung dan Ji Seok dengan cara mereka sendiri.

Arti Keluarga yang Sebenarnya

Hidup dengan anggota keluarga yang memiliki gangguan jiwa membuat dua tokoh utama, Ji Seok dan Yoo Ryung kerap merasa kesepian. Namun, mereka tetap menyayangi anggota keluarga tersebut dan merawat mereka tanpa kenal lelah. Ji Seok pun memilih untuk dipindahkan ke subway station walaupun ditawari naik jabatan di pusat. Ironi yang mengharukan!

Yoo Ryung dan Ji Seok lebih mudah saling memahami karena merasa bahwa sama-sama berjuang merawat anggota keluarga yang istimewa. Saat banyak orang menghakimi kesalahan Yoo Ryung di masa lalu, Ji Seok memahami alasan gadis itu melakukannya. Dia pun meminta orang lain untuk lebih peduli dan tidak memojokkan masa lalu gadis itu.

catch the ghost


Siapkan Diri Sebelum Memiliki Anak

Salah satu poin yang kutangkap dari drama ini adalah kita perlu mempersiapkan diri sebelum memiliki anak. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan misalnya ekonomi, mental, kesehatan, dan lain-lain. Ada sebuah kasus yang membuat sang ayah terlilit utang ke lintah darat, sehingga ayahnya terpaksa melakukan kejahatan demi melunasi utangnya.

Kasih sayang orang tua tidak terhingga, tentu kamu tak asing dengan ungkapan itu bukan? Namun sebagai orang tua, kita perlu memberi batasan kepada anak agar tidak menyimpang (hati-hati bagian ini mengandung spoiler!). Walaupun berakar dari kesalahan seseorang (tunawisma yang mentalnya terganggu), peran ibu sangat dibutuhkan dalam kasus pembunuhan berantai di drama ini. Andai sang ibu sedari awal meminta bantuan kepada pihak berwenang, peristiwa nahas itu tidak akan berlanjut hingga banyak orang terbunuh. Andai sang ibu jujur kepada Yoo Ryung yang kehilangan adiknya, Yoo Ryung tidak akan menderita seumur hidupnya karena rasa bersalah. Meskipun begitu sang ibu begitu tulus menjaga dan merawat adiknya yang disabilitas. Tetapi, yang paling penting, andai keadilan mampu ditegakkan, dendam tidak akan menguasai pelaku untuk membunuh.

Selain itu, memiliki anak yang istimewa tentu bukanlah keinginan kita, namun kita perlu menyiapkan diri atas segala risiko. Meskipun mereka memiliki keterbatasan, namun mereka pun memiliki keunggulan, seperti yang terjadi pada keluarga toko roti saat putranya diculik perempuan bersepatu merah. Walaupun dia istimewa tapi dia menyayangi ayahnya dengan tulus dan berusaha memberi hadiah istimewa untuk beliau. Meskipun awalnya aku mengira sang ayah jahat karena memarahi anaknya, namun aku malah terharu melihat ketulusan ayahnya setelahnya.

Sudah aku duga akan memalukan, tapi aku tidak punya pilihan lain jika ingin melindungi ibuku. Ada banyak polisi di dunia ini, tapi ibuku hanya memiliki aku. Untuk menjadi kepala keluaraga yang membanggakan, seseorang harus melakukan sesuatu yang memalukan setiap hari - Ji Seok

Aku melihat Pak Park dan Jung Hoon selama dua tahun. Dia mungkin memarahinya, tapi tidak pernah meremehkannya. Dia merespons semua yang Jung Hoon lakukan dan mengajarinya. Saat frustasi dia marah. Itu semua karena dia mencintainya. Begitulah aku tahu, dia tidak akan menyerah soal Jung Hoon - Ji Seok

Memang benar aku menganggapnya sebagai beban. Terkadang aku kehabisan napas dalam tidurku. Saat aku mati, bagaimana putraku hidup sendirian? Aku ingin dia mati di hari kematianku. Yang terjadi pada Jung Hoon salahku. - Ayah Jung Hoon

Itu bukan salahmu! Mengurus seseorang yang sakit seperti berlari marathon tanpa garis finis. Bahkan saat kamu kehabisan napas, tidak ada yang bisa menggantikanmu. Kamu juga tidak bisa berhenti berlari. Pada akhirnya, kamu kembali. Anda siap berlari lebih kencang untuk Jung Hoon - Ji Seok

Drama Hangat dan Menenangkan

Drama ini tak hanya membuat kita penasaran tentang kasus tersebut, namun juga menyelipkan berbagai momen lucu, romantis, dan menyentuh. Untuk akting, tentu tidak perlu diragukan lagi ya! Aktor-aktrisnya bermain dengan sangat apik untuk menunjang rasa puas penonton-terutama untuk Mbak Moon Geun Young yang memiliki dua peran di sini. Chemistri pemerannya pun ga main-main, ikutan baper, salting, sampai nyengir sendiri.

Perbedaan Cara Pandang Menangani Kasus

Meskipun memiliki tujuan yang sama untuk menangkap pelaku kejahatan, Ji Seok dan Yoo Ryung memiliki cara pandang yang berbeda dalam prosesnya. Ji Seok yang taat aturan dan mengandalkan keadilan, Yoo Ryung yang grasak grusuk dan mengabaikan aturan. Saat menangkap penjahat misalnya, dia mencongkel pintu yang terkunci, menembak penjahat untuk melindungi diri, mencuri sepeda yang terparkir (namun dia bayar setelahnya), hingga memasuki terowongan tanpa izin. Meskipun begitu, aku memahami bagaimana perasaan Yoo Ryung. Bertahun-tahun dia meminta keadilan pada polisi, namun polisi mengabaikan perkataannya. Meskipun begitu, ternyata tim polisi pun memiliki alasan yang jelas mengapa dia mengabaikan ucapan Yoo Ryung. Kesalahpahaman yang kian tak jelas ujungnya, namun terselesaikan setelah bertahun-tahun lamanya.

Kejahatan Besar vs Kejahatan Sepele

kejahatan seperti penipuan di internet, penyebaran video perempuan di internet, pelecehan di transportasi umum dianggap kejahatan sepele yang tidak mendesak bagi beberapa kalangan. padahal dampak dari kejahatan ini tidak main-main. korban merasa trauma bahkan mengganggu aktivitas mereka. Hal ini terlihat dari bagaimana divisi kejahatan maya dan kejahatan besar tidak merespon beberapa kasus dan diskriminasi yang dialami oleh tim polisi subway (episode 1). Mereka menganggap polisi subway hanya menangani hal-hal remeh, tidak se-urgent kasus narkoba dan pembunuhan.

Unggah foto, video dan pemerkosaan adalah pembunuhan psikologis -Yoo Ryung

Aku dengar kejahatan berat dan kejahatan dunia maya mengabaikan kasus ini. Jika kalian juga mengabaikannya, aku pasti sudah... Jika opsir wanita itu datang, tolong katakan kepadanya betapa bersyukurnya aku - Korban Pelecehan Dunia Maya

Keadilan yang Tidak Terlaksana

Miris memang, tak hanya di Indonesia, negara lain pun belum menjunjung keadilan sepenuhnya. Dalam drama tersebut, kita bisa melihat anak hakim yang semena-mena, hingga pembunuh yang tidak dihukum karena dianggap gila. Ketidakadilan ini menjadi cikal bakal kemarahan dari ayah korban dan berujung panjang.

Ji Seok, Cowok Green Forest Penuh Luka

Satu poin menarik dari drama ini adalah sosok Ji Seok. Sebagai seorang anak yang terluka dari keluarganya sendiri, dia lahir menjadi anak baik hati yang peduli terhadap orang lain. Meskipun dia terlihat cuek dan kekanakan, namun nyatanya dia peduli dan perhatian diam-diam. Hal ini membuat Yoo Ryung dan timnya sangat menghormatinya sebagai ketua tim. Dia pun sosok yang bertanggung jawab. Dia rela mempertaruhkan jabatan dan cintanya demi menemani ibunya yang sakit. Dia bahkan meminjam uang ke rentenir untuk mengganti rugi kerusakan mesin saat ibunya menghancurkannya. Benar-benar anak baik, bukan?

Jangan Menilai Seseorang dari Luarnya

Drama ini juga mengajarkan untuk tidak menilai orang dari luarnya. Seorang penjual kaset yang menemukan dompet, ternyata mengembalikan dompet tersebut kepada polisi. Padahal para polisi sudah mengira bahwa laki-laki itu sengaja mencurinya karena dia adalah pedagang keliling. Tak hanya itu, Kim Won Tae, seorang atlet tinju yang menjadi Duta Besar Humas ternyata melakukan kekerasan terhadap tunangannya. Padahal mereka dielu-elukan menjadi pasangan paling romantis di sana.

Pandangan Yoo Ryung terhadap Ji Seok pun demikian. Dia menganggap Ji Seok lelaki yang cuek dan hanya peduli dengan dirinya sendiri. Kenyataannya, dia sangat peduli dan penyayang, namun memiliki luka yang tidak terungkap. Begitupun Ji Seok saat memandang Yoo Ryung yang urakan, tidak peduli aturan, keras kepala namun nyatanya ada luka di baliknya.

Quotes


Kebanyakan orang tidak punya tempat untuk bersandar. Saat hal seperti itu terjadi kecuali pada polisi. Tapi jika polisi berpaling, orang-orang itu akan tersiksa seumur hidupnya -Yoo Ryung

Kamu tidak tahu beban di pundak seorang ayah. Mari tidak menambah bebannya - Lee Man Ji

Meskipun malu dengan pekerjaanku, aku tidak ingin menjadi ayah yang memalukan.

Kepercayaan adalah kunci di antara rekan. Jika kepercayaan itu hancur, hubungan itu juga putus - Ji Seok

Tapi sendirian lagi membuatku lebih takut dari mati. Tidak ada yang pernah mendekatiku sebelumnya. - Hye Jin

Aku malah merasa tidak berdaya dan kemarahan yang membebaniku. Kenapa aku tidak bisa melakukan apapun saat itu? Kenapa aku membiarkan hal seperti itu terjadi kepadaku? Aku mulai menyalahkan diri dan bersembunyi. Aku akan mengatasinya, karena ini bukan salahku. Aku akan melapor ke polisi. Aku akan menangkapnya dan menjadi lebih baik - perempuan korban pelecehan seksual

Kamu harus mengemudi setelah lampu berwarna hijau. Entah itu lurus atau belok. Meskipun belum memutuskan, kamu harus tetap mengemudi. Begitulah hidupku selama dua tahun terakhir. Aku mengemudi tanpa tahu tujuanku. Aku tidak punya waktu untuk terluka, jadi aku mengemudi dan tidak sadar bahwa aku terluka. Lalu, kenapa luka di telapak tanganku tiba-tiba terasa sakit? - Ji Seok

Aku salah! Aku hidup hanya untukmu. Aku juga ingin menjalani hidupku sendiri. Kamu hanya hidup untukku. Saat itu terlalu sulit bagiku - Yoo Ryung

Meskipun seluruh dunia tahu betapa pecundangnya aku, aku tidak ingin kamu tahu. karena jika kamu meninggalkanku setelah tahu kebenarannya, akan lebih sakit daripada kamu pergi tanpa mengetahui apapun. Meskipun sudah dewasa, setelah mendengar ibuku mengidap Alzheimer, aku merelakan semuanya. Impianku dan juga kamu.  Semua orang menjadi pecundang di masa sulit. Dan butuh waktu untuk mengatasi hal itu. Pengorbanan mungkin saja pembenaran yang kusembunyikan. Karena itu sulit berpikir hanya itu yang bisa kulakukan. Bahkan orang dewasa sepertiku runtuh seperti itu. Tapi anak baru (Yoo Ryung) harus menjaga adiknya saat berusia 10 tahun. Pada saat itu, dia hanya bersikap pecundang karena itu terlalu sulit. Aku tidak mengasihinya, aku hanya memahaminya - Ji Seok.

Makin banyak yang harus kamu lindungi, kamu makin harus melindungi dirimu sendiri - Kim Hyeong Ja

Ma Ri, apa gunanya berlari kencang dan menjadi juara pertama jika kamu tidak sadar orang di sebelahmu jatuh dan menangis kesakitan? Jika kamu berdiri sendirian melewati garis finish,  apa yang tersisa? Kamu sudah yang terbaik, maka kamu bisa memperhatikan orang yang terluka - Ibu Ma Ri

Kenapa baru mengatakannya sekarang? Di sini sakit saat Anda melihat Opsir Yoo. Anda ingin memeluknya dan menepuk punggungnya? Bagaimana denganku? Anda tidak merasa seperti itu saat melihatku berlari kencang? Anda selalu bilang aku kekurangan ini dan itu serta memperlakukanku seperti orang gagal. Anda seharusnya menepuk punggungku juga - Ha Ma Ri

Bagi ibu, dadamu adalah yang terluas di dunia dan itu membuat ibu merasa aman. Jadi, jangan berusaha begitu keras karena ibu. Putra ibu tidak perlu melakukan itu - Han Ae Shim

Selama ini ibu mengira melindungi putra ibu yang kehilangan putrinya dan menjadi gila. Tapi ibu salah. Ibu tak ingin mengakui bahwa putra ibu adalah pembunuh berantai. Jadi ibu membenarkan pembunuhanmu dan pura-pura tidak tahu. Tapi kini ibu tahu, bahwa kamu dan ibu pembunuh. Seharusnya ibu menghentikan penderitaan ini sejak awal - Choi Kyung Hee

Saat itulah aku sadar bahwa akulah alasan dia tidak pernah meninggalkan rumah.  Sebenarnya akulah yang benci berada di tempat ramai. Karena saat Jin berteriak,  orang-orang berusaha keras untuk tidak melihat. Jin selalu merasakan apa yang kurasakan, jadi dia juga membencinya - Yoo Ryung

Komentar

Postingan Populer